Cool
brand pragatcomic
Thursday, 09 September 2010
 





Lost Password?
No account yet? Register
PENGUNJUNG
We have 17 guests online
KUNJUNGAN
Today :111
Month :1150
TOTAL :78398
 
Depan
Home
Contact Us
Komik
Cetak
Fotokopi
Mobile
Cerita
Bebas
Wisata
Workshop
Pameran
Kreatifitas
Ngomik
Prakarya
Komunitas
StarKom
Aksi
Karakter
Forum
Toko
Katalog
Tentang PragatComic

PragatComic web Pergerakan Cergam Baru, selain info tentang karya dari Text n Pict studio, juga berisi karya komikus / penerbit yang menitip jual komiknya, ditambah berita seputar perkembangan cergam. Ada Tarung Komik sebagai lomba komik setahun sekali, yang dimulai pada setiap bulan Agustus. Jangan lupa, ramaikan juga Forum diskusinya dengan info perkembangan komik terbaru dan terlengkap. Dan selamat berbelanja komik melalui Distro PragatComic.com.

 
forum pragatcomic
Grup Komikus Ponsel
>
Home arrow Bebas arrow Liputan Komikus Di Majalah SWA
Strip
Untuk Komik Strip
Liputan Komikus Di Majalah SWA E-mail
Tuesday, 23 December 2008
Image“Komikus Indonesia Go Global” itulah judul artikel tentang komik yang dimuat di majalah Swa Sembada no. 27/XXIV/18 Desember 2008 - 7 Januari 2009. Beberapa komikus yang diwawancarai adalah Admiranto Wijaya dari Imagenaryfriends Studio (IFS), Injun atau Suryo Nugroho dari studio Rumah Warna, Oyas ketua MKI periode 2006-2009, dan ahmadzeni dari Text n Pict studio (TnP). Internet memang sarana efektif dan murah untuk berpromosi dan masuk ke dalam komunitas. Ini dirasakan oleh cergamis, selain bisa memajang portofolio, bisa mendapat info lomba, juga bisa mendapatkan proyek ngomik.  Dan itu memang sudah dinikmati oleh banyak komikus selain yang diwawancarai wartawan SWA ini.

Yang terbanyak adalah proyek membuat gambar, dan yang paling jarang dan susah adalah mendapatkan proyek penuh alias murni karya sendiri. Jumlah bayaran pun tergantung negosiasi dan kredibilitas nama studio atau komikusnya. Menurut artikel majalah SWA ini, Rumah Warna studio bayarannya per halaman USD 50 – 100. Dan untuk IFS, industri Amerika membayarnya per halaman USD 300 - 400, sementara untuk industri Eropa yang paling tinggi, USD 600 – 1000. Faktor terpenting, sebenarnya adalah adanya marketing yang handal sehingga mendapatkan proyek ngomik dengan bayaran yang tinggi, dan itu sepertinya sudah ada di IFS.

Modal komikus untuk mendapatkan proyek ngomik dari luar negeri antara lain dengan memajang portofolio di web gratis yang ternama, atau forum lainnya yang sudah terbukti dipantau penerbit atau industri manca. Misal, Deviantart.com, digitalwebing.com, forum penciljack.com, dan banyak lagi, khususnya yang sudah jelas dikelola penerbitnya. Jadi komikus minimal harus bisa berbahasa Inggris pasif, lebih baik lagi kalau sudah mahir. Skill gambar yang jago, pandai bercerita, akses internet bagus, rajin meng-update portofolio, dan mahir berbahasa Inggris, akan semakin memudahkan mendapatkan proyek ngomik, dan mungkin sampai bisa menembuskan karya penuhnya ke penerbit manca.

Untuk yang skill gambarnya standar, jangan berkecil hati, masih punya peluang untuk mendapatkan atau menembuskan komiknya ke penerbit manca. Karena selain banyak penerbit manca yang kecil dan indi yang ikut mencari talent, juga semua penerbit yang non komik tetap punya peluang untuk menerbitkan komik. Tentunya penerbit kecil bayarannya tidak sebesar penerbit ternama. Seperti TnP studio, yang kebanyakan komiknya memilih bergaya gambar simpel, bisa menembuskan karyanya ke Kumaresh Publication Singapura. Yang awal dilakukannya adalah dengan mengikuti milis yang berbahasa Inggris (misal : illustrator, dan coloured pencil), sering memperlihatkan karya barunya, ikut berdiskusi, dan juga memanfaatkan kegiatan milisnya, misalnya pernah ikut pameran online milis coloured pencil di cardinalart.com sebanyak dua kali, dan akhirnya datanglah tawaran dari Kumaresh.  Untuk proyek dari manca yang penting kita harus berhati-hati supaya tidak tertipu, karena sudah ada beberapa contoh komikus yang tidak dibayar atas hasil kerjanya.

Cara bertransaksi pun sangat dimudahkan dengan adanya internet, dimulai dari mendiskusikan proyeknya, kontrak kerja, hingga mengirimkan karya yang semuanya menggunakan media internet yang murah, kalau dibandingkan dengan ongkos kirim via kurir. Sebaiknya pembayaran harus dierima dulu sebelum mengirimkan CD berisi karya yang sudah disetujui melalui kurir. Miniml 50 % di awal kontrak, dan pelunasannya ketika komiknya terbit. Untuk yang jual putus biasanya tanpa melalui kontrak tertulis, untuk kontrak yang tidak jual putus, misalnya lisensi, kadang sampai penerbitnya datang langsung ke Indonesia. Jadi prosudernya memang tidak seribet penerbit lokal, yang umumnya masih enggan berkomunikasi melalui internet. Jadi perjuangan memang lebih berat menembus penerbit lokal yang jumlahnya masih belum banyak.

Dengan semakin banyaknya karya dari cergamis yang tembus ke manca melalui media efektif ini, pasti akan memunculkan ketertarikan para penerbit besar dan juga memunculkan banyak penerbit Indonesia untuk bermai-ramai menerbitkan karya komikus Indonesia. Jadi mari kita terus berkarya!
 
< Prev   Next >
5 Top Artikel
5 Top Creator
5 Top Comic Book
Seputar Tarung Komik
ShoutBox
This is not a Login form

Name:

Message:

Social Bookmark
MyTagzMisterwongOneviewAlltagzLinkarenaYiggDeliciousTechnoratiFurlYahoo_mywebGoogle_bmarksBlinklistMagnoliaWindows_liveDiggNetscapeStumbleuponNewsvineRedditTailrankSpurlWas ist Social Bookmarking